Minggu, 10 Februari 2013

Hujan, Obat Penawar Rindu

(sumber gambar disini)

Hujan selalu membawa keberkahan bagi siapapun yang mensyukurinya
Bahkan kebaikan hujan pun telah tercatat dalam Al Qur'an

Dan Allah menurunkan air (hujan) dari langit dan dengan air itu dihidupkan-Nya bumi yang tadinya sudah mati. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang mendengarkan (pelajaran). 
(Q.S An Nahl 16 : 65)


"Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air (hujan) dari langit, kemudian dengan (air hujan) itu, Dia mengeluarkan berbagai buah-buahan sebagai rezeki untukmu........".
(Q.S Ibrahim 14 : 32)


Bahkan Rasulullah pun menganjurkan berdoa ketika hujan agar hujan tsb mendatangkan manfaat

Dari Aisyah bahwasanya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dahulu apabila melihat hujan beliau berdoa: “Allahuma shoyyiban naa fi’an (Ya Allah, jadikanlah (hujan ini)  hujan yang bermanfaat)” [HR.Bukhari]


Aku sangat suka hujan
Hujan selalu membawa kesejukan tersendiri bagiku
Aku tak pernah mengeluhkan kedatangan hujan

Pernah pada suatu ketika, kehadiranku sangat diharapkan dalam suatu pertemuan
Namun, aku tak bisa datang karena hujan lebat
Keadaannya sungguh mendesak sekali
Aku sampai dihubungi beberapa kali agar aku benar-benar bisa hadir dalam rapat tsb
Akhirnya aku memaksakan diri 
Pinjam jas hujan ke beberapa teman
Meskipun aku harus basah kuyup dan kedinginan selama rapat berlangsung
Karena jas hujan yang berhasil kupinjam tak mampu menutupi seluruh pakaianku

Namun, aku sedikit pun tak pernah merutuki hujan

Sebab hujan akan selalu membawa keberkahan bagi siapapun yang bersyukur

Tetapi hari ini berbeda

Hari ini aku begitu kesal dengan datangnya hujan !!

Aku begitu marah dengan turunnya hujan

Gara-gara hujan, aku jadi tak bisa menghadiri acara wisuda sahabatku
Momen teristimewa baginya 
Begitu juga bagiku

Acara itu sudah lama kunanti
Bahkan telah aku buat reminder spesial di HPku

Aku telah menyiapkan pakaian terbaik yang akan kukenakan untuk menghadiri acara tsb
Bahkan aku sampai membeli sepatu baru untuk kupakai di hari itu

Semua itu kulakukan hanya agar aku bisa memberikan penampilan terbaik di depan sahabatku 

Namun sepertinya Tuhan tak mengizinkan aku untuk datang kesana

Pakaian yang telah kusiapkan dari jauh hari ternyata tertinggal di rumah
Aku lupa membawanya ke Depok

Dan ketika hari H, aku tak memiliki baju yang pantas untuk kupakai di acara spesial tsb
Sungguh aku ingin terlihat spesial di depan sahabatku

Aku pun mengubah rencanaku dan memutuskan untuk memakai pakaian biasa saja

Tidak apa-apa,,,yang penting itu adalah kehadiranmu uli..Dia pasti menantikan kehadiranmu..Itu saja sudah cukup kok

Namun rencana hanya tinggal rencana

Hujan tiba-tiba saja turun dengan lebat
Terus menerus
Tanpa henti
Seolah tak mengizinkan aku untuk bertemu sahabatku

Hujan terus saja mengguyur kota Depok sampai menjelang magrib
Ah tidak sampai seluruh kota Depok mungkin


Rasanya aku ingin marah
dan mengutuk hujan 

Wahai hujan ! Tak bisakah sehari ini saja kau tak datang ! Kedatanganmu sungguh merusak semua rencana indahku. Kau mengganggu. Kau menghalangi aku untuk bertemu dengan sahabatku. Kau tak tahu kan siapa dia? Baiklah...akan kuceritakan siapa dia !


Aku tak ingat betul kapan pertama kali aku berkenalan dengannya. Namun seiring berjalannya waktu, aku dan dia semakin dekat, apalagi setelah tahu bahwa kami berada dalam satu organisasi yang sama. Sahabatku itu orang yang sangat baik. Dia berbeda dari teman-temanku yang lain. Entahlah..mungkin karena usianya lebih tua dibandingkan aku, dia mampu mengayomi aku. Sahabatku itu adalah orang yang sangat penyabar. Dan satu yang paling kusuka darinya. Dia benar-benar patut dijadikan sebagai sahabat karena dia adalah orang yang paling PEDULI padaku. Pundak pertama yang kubasahi oleh airmataku adalah pundaknya. 

Pernah suatu ketika aku mengalami guncangan dan kesedihan yang luar biasa, dan kau tahu ? dialah yang pertama kali menyadari bahwa aku sedang sedih, dan dia memberikan pundaknya serta memelukku dengan hangat. Dan semua itu dilakukannya tanpa aku minta. Kau tahu hey hujan ? Ketika bel istirahat berbunyi, orang pertama yang kuingat adalah dia! dia yang selalu setia menemaniku makan siang bersama, mendengar ceritaku, memberikan banyak nasehat yang menyejukkan hatiku, serta memberikan guyonan-guyonan ringan yang dapat membuatku selalu tersenyum. Kau tahu ? dia adalah orang pertama yang kuhubungi ketika aku sakit. Pernah suatu ketika, aku mengalami ujian berupa sakit, lalu dia langsung datang ke kosanku dan menemaniku berobat ke PKM, dan itu semua tanpa kuminta ! 

Begitu banyak kebaikan-kebaikan yang telah ia berikan padaku sehingga ketika mendengar kata 'sahabat', aku selalu teringat padanya. Dia tak hanya baik padaku saja. Dia juga baik pada semua orang. Itu kutahu karena begitu banyak orang yang menyapa ketika berpapasan dengannya. Dia dicintai semua orang. Dia sahabat terbaik yang pernah kumiliki. Bila kau bertanya padaku siapa sahabat yang paling kurindukan, maka aku dengan tanpa berpikir panjang akan langsung berkata bahwa dialah sahabat yang paling kurindukan. 

Sungguh, aku ingin selalu bersama dia. Hari-hariku di kampus menjadi berwarna setelah aku mengenal dia. Tak pernah aku mencintai orang lain seperti aku mencintainya. Kau tahu ? Dia memang sosok yang pantas untuk dirindukan.

Sayangnya kini aku tak bisa lagi bersamanya, karena aku masih harus berjuang untuk menyelesaikan studiku. Sementara dia sudah lulus dan tentunya akan menghadapi dunia yang lebih keras lagi. Oleh karena itu, di hari wisudanya, aku ingin memberikan sesuatu yang spesial untuknya. Rasanya aku malu belum bisa melakukan apapun untuknya. Meski aku kini tak punya apa-apa dan belum mampu membalas kebaikan-kebaikannya, namun kuyakin suatu saat nanti aku bisa membalas kebaikannya, dan kuminta pada Allah agar Allah selalu membalas kebaikan sahabatku. 

"......Dan Sungguh Allah beserta orang-orang yang berbuat baik"
Q.S Ar Rum 30 : 69


"Barangsiapa datang (membawa) kebaikan, maka dia akan mendapat (pahala) yang lebih baik daripada kebaikannya itu......"
Q.S Al Qasas 28 : 84

Sudahlah. Tak perlu berlama-lama aku mengeluhkan kehadiranmu hey hujan. Kusadari dan kuyakini bahwa kau akan selalu membawa keberkahan dan manfaat bagi orang-orang yang mau mensyukuri nikmat atas keberadaan dirimu. Walaupun terkadang hatiku tertutup dan tak dapat melihat hikmah atas turunnya dirimu, tapi semoga kau bisa selalu menjadi penghubung antara aku dan dia. Semoga aku dan dia bisa saling merindu di tengah-tengah kehadiranmu :)

Hujan, semoga suatu saat nanti, bila aku tak lagi bisa bertemu dengannya, kau bisa hadir sebagai obat penawar rinduku padanya 

Untuk sahabatku terkasih
Maafkan aku yang tak dapat hadir di acara wisudaanmu
Aku sedih tak bisa hadir di hari spesial yang telah kau nanti
Aku tak punya alasan yang kuat
Mungkin semua hanya kemalasanku saja
Maaf 
Akibat aku terlalu terlena dengan dinginnya udara dan lebatnya hujan,
aku sampai enggan untuk keluar rumah
Maaf 
Padahal kau telah banyak berkorban untukku
Tapi tak sedikitpun hatiku terketuk untuk membalas semua pengorbananmu
Maaf
Aku bahkan sampai menjadikan hujan sebagai kambing hitam atas ketidakhadiranku di momen istimewamu
Maaf
Maaf
Maaf
Aku tahu mungkin kata maaf saja tak cukup
Setidaknya perlu ada perubahan pada diriku
Untuk tak mengulangi kesalahan yang sama
Meskipun aku tak datang
sudah kusiapkan kado terindah untukmu
Kau mau tahu apa?
Kado itu adalah doa
Doa yang berisi namamu
Namamu akan kukirimkan ke langit
hingga sampai kepada Sang pemilik langit itu
Aku harap Sang pemilik langit selalu memberi keberkahan untukmu
Aku tahu DIA akan selalu melindungi dan menjagamu serta memberikan limpahan kasih sayang padamu
Selamat ya kak atas kelulusanmu
Semoga ilmu yang kau dapat bisa memberikan manfaat
Tak hanya untuk dirimu sendiri
Tapi juga bermanfaat untuk orang-orang terdekatmu
Bahkan kalau bisa cakupan manfaat itu lebih luas lagi
Sehingga usahamu dalam menyebarkan ilmu
bisa memberatkan timbangan amalan baikmu
dan juga bisa menjadi bekal untuk kehidupanmu yang kekal nanti
Terima kasih telah menjadi sahabat terbaik untukku
Semoga Allah membalas kebaikan dan ketulusan hatimu 
Terima kasih telah menguatkanku ketika aku lemah
Aku masih sangat berharap kita bisa bersahabat selamanya
Sampai Allah mempertemukan kita di SurgaNya
dan kita bisa bersahabat lagi disana
Kunci persahabatan kita adalah rabithah
maka kuharap kita akan terus memegang kunci tsb
agar persahabatan kita bisa kekal :)


Untukmu sahabatku tercinta
Ramadhiny Susilo
atau yang biasa kupanggil 'Kak Rara'
:")
Aku mencintaimu
Ana Uhibbuki Fillah
Aishiteru





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar